Rabu, 02 Januari 2013

Tugas
Surat Keluhan dan Tanggapan



1. Surat Keluhan terhadap PT. PALYJA

Jakarta - Keluarga kami adalah pelanggan air bersih dari PT Palyja dengan nomor pelanggan 307373. Dua minggu terakhir ini pelayanan PT Palyja ke rumah kami di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, saya nilai sangat buruk. Ini terbukti dari kualitas air yang bahkan untuk mencuci pakaian pun tidak layak, apalagi untuk dikonsumsi. Pasokan air memang lancar, namun seringkali air yang keluar berwarna coklat tua dan keruh. Kalau pun terkadang sempat jernih beberapa saat, warnanya masih kekuningan. Kualitas air yang tidak stabil ini tentu sangat merugikan kami karena meteran air jalan terus. Kami telah menyampaikan keluhan tersebut sampai tiga kali melalui telepon pengaduan gangguan PT Palyja di (021) 57986555, dan penerima telepon hanya bisa menyanggupi untuk meneruskan keluhan ke bagian berwenang. Sampai dengan surat ini ditulis, kualitas air yang keluar tetap buruk. Bahkan pengiriman petugas teknik sekadar untuk datang memeriksa pun tidak dilakukan. Kalau pun memang ada masalah dengan pasok air baku hendaknya diumumkan melalui media massa sehingga konsumen tidak lagi menebak-nebak ada apa dengan PT Palyja. Kepada siapa lagi kami harus mengadu? Atau PT Palyja menunggu sampai digugat terlebih dulu karena jelas-jelas telah menjual air dengan kualitas di bawah standar? dadap@ss-911.com Jl. Benda I No. 16 Kebayoran Baru Jakarta 12160 08161903848(nrl/nrl)

 Tanggapan  PALYJA
Selasa, 10 Juli 2012 | 21:30

Menanggapi surat keluhan yang dimuat dalam media online Suarapembaharuan.com edisi Jumat (22/06/2012), dengan judul: ”Kualitas Air PALYJA Sangat Jelek,” dengan ini dapat kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:

Perkenankanlah kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang dialami oleh pelanggan akibat terganggunya kualitas air. Pada tanggal 25 Juni 2012, tim Pelayanan Jaringan Distribusi Unit Pelayanan PALYJA (UPP) Barat telah melakukan pengecekan dan investigasi di beberapa lokasi persil pelanggan yang berada di area Jl. Kumbang Rawa Lele RT 13/RW 01, Jakarta Barat, antara lain: ·    

Jl. Kumbang Rawa Lele No.70 RT 13/RW 01, Jakarta Barat, atas nama Rully Satriadi, norek 000684496, disaksikan oleh Ibu Kusmiati sebagai pihak pelanggan. ·    

Jl. Kumbang Rawa Lele No.71 RT 13/ RW 01, Jakarta Barat, atas nama Sutartho, norek 000684384, disaksikan oleh Bapak Doni sebagai pihak pelanggan. Hasilnya menunjukkan bahwa kedua pipa dinas pelanggan berada di dalam gorong-gorong saluran air sepanjang kurang lebih 30 meter yang kemungkinan terdapat kebocoran pada pipa dinas. Oleh karena itu, perlu dilakukan rehabilitasi pipa dinas. Sebagai upaya untuk  melakukan perbaikan kualitas air, tim Pelayanan Jaringan Distribusi Unit Pelayanan PALYJA (UPP) Barat telah melakukan pekerjaan rehabilitasi pipa dinas di dua lokasi tersebut pada tanggal 27 Juni 2012.

Hasilnya air keluar/mengalir bersih. PALYJA tetap berupaya untuk memberikan pelayanan yang terbaik dan senantiasa melakukan perbaikan dan peningkatan kepada pelanggan PALYJA khususnya serta masyarakat pada umumnya.

Untuk informasi dan atau pun keluhan sehubungan dengan pelayanan PALYJA dapat disampaikan melalui Call  Center  PALYJA  24 Jam di nomor 29979999, atau layanan  SMS  0816725952,  atau  layanan  Yahoo  Mesenger  di  website: www.palyja.co.id atau email palyja.care@palyja.co.id, dengan menyebutkan nomor identitas pelanggan/NOREK. Demikian kami sampaikan, ats perhatian dan pengertiannya diucapkan terima kasih.

Hormat Kami,

PT PAM LYONNAISE JAYA

Meyritha Maryanie
Corporate Communications and Social Responsibilities Head



Sabtu, 13 Oktober 2012 | 06:42 WIB
Pada tanggal 12/9/2012 saya membeli Samsung Galaxy Ch@t GTB5330 (Android Ice Cream) di toko Wijaya Mobile ITC Kuningan Jakarta Blok B8 No.3. HP tersebut saya beli untuk menggantikan HP saya sebelumnya yang sedang di servis akibat ketumpahan cairan. Mengingat peran tuntutan pekerjaan untuk kemudahan berkomunikasi maka saya membeli HP baru dengan merek yang punya nama besar dengan tujuan untuk mendapatkan ketenangan dari kemungkinan mendapatkan after sales yang memuaskan.
Sekitar 1 minggu HP yang baru berfungsi normal. Namun kemudian mulailah dirasa ada keganjilan di saat menggunakan koneksi data secara berulang menggunakan HSDPA. koneksi data HSDPA membuat Menu Jaringan dan konektifitas di HP menjadi Hang (menu koneksi, call, sms, tidak berfungsi), HP baru bisa normal setelah di restart ulang.
Kesan pertama mengetahui hal tersebut di HP baru maka segera saya bawa kartu saya ke Grapari telkomsel cabang dewi sartika dan segera dilayani dengan instant penggantian kartu baru. Rasa was -was hilang sesaat namun kemudian muncul lagi dalam beberapa jam mengetahui masalah masih terjadi. Dikarenakan kesibukan saya coba test dengan select GSM mode ke EDGE, dan untungnya HP berfungsi secara normal.
Baru ketika tanggal 6 Oktober saya berkesempatan masuk ke Samsung Mobile Service Center Cabang PGC Cililitan LT.3. dilayani oleh teknisi dan segera dilakukan install ulang software selesai menceritakan masalah yang dialami. HP diserahkan ke saya dan baru semalam masalah tersebut muncul lagi hingga keesokkan harinya saya bawa kembali ke SC yang sama sambil menunjukkan HP yang dalam posisi Hang tersebut.
Teknisi menyarankan untuk meninggalkan produk untuk dites. Keesokkan harinya saya dihubungi kembali untuk mengambil HP saya dan ketika diambil diinformasikan bahwa dilakukan install ulang software, rewrite IMEI dan config sys. Wajar saya bertanya apakah sudah ditest normal sebelum saya ambil? Sudah dengan kartu AXIS normal. Apa? Saya heran kok teknisi tidak mengetes menggunakan kartu yang sama dengan saya (Simpati). Bukankah tes tersebut tidak valid karena tidak Apple to Apple?
Sepertinya suspect SC mengarah ke kartu saya, namun dengan tegas saya katakan :
1. Saya telah ganti kartu baru.
2. Kartu yg sama saya pakai di handphone saya yg lain dengan merek Samsung juga tipe C6625 (windows 6.1) dan tidak masalah.
3. Apakah 2 fakta dari konsumen diatas tidak dianggap?
4. Saya tawarkan untuk test dengan HP Samsung android lainnya yg akan saya beli baru hanya untuk menyatakan bahwa kartu saya normal? Kalau kartu saya normal tentu anda bayarin HP lama saya karena saya sudah beli HP baru.
5. Nama sebesar Samsung tidak bisa menyediakan kartu test Simpati?
6. HP ini termasuk produk baru, apakah sudah dites dulu sebelumnya dengan environment jaringan di Indonesia?
7. Disebut kurang cocok dengan Telkomsel oleh Teknisi, mengapa di dus produknya menyertakan paket internet kerjasama dengan SImpati Telkomsel sebesar 400Mb 1 bulan?
Sampai dengan saat ini saya telah 4x bolak balik service center dan masih belum mendapat kepastian kapan masalah saya beres? Informasi terakhir bahwa HP saya sudah di tukar dengan mesin baru namun masih belum bisa normal dan saya disuruh menunggu updatean software dari Samsung yang baru, dikabarkan bisa berbulan-bulan.
Untuk itu saya dianjurkan membawa pulang HP saya dan akan dikabari ketika updatean sudah muncul? Tentu saya tolak. Seperti pesan awal saya. Terserah samsung mau bagaimana yang penting masalah saya selesai. Saya tidak perduli apakah HP saya hanya diservis, ganti mesin, ganti baru atau lainnya yang penting masalah saya cepat selesai. Disitulah Samsung SC tidak sanggup memberikan kepastian hingga saya tulis surat ini.
Saya beli HP rusak ini seharga Rp 1.4 juta, uang hasil keringat kerja bukan merampok:batas. Jadi tolong perhatikan. Lagipula saya tidak menuntut yang aneh-aneh hanya kejelasan bagaimana dan kapan saya bisa pergunakan barang yang saya beli tersebut. Demikian, semoga menjadi perhatian pihak-pihak terkait. Terima kasih. Ini hp yang bermasalah.
agung
kalibata 49
jaksel

3.surat pembaca: Fitness First Mall Taman Anggrek Tidak Aman

Berikut ini adalah salah satu contoh surat keluhan konsumen yang saya dengar dari teman yang saya kenal.

Yusup Sugianto - suaraPembaca

Rabu, 14/09/2011 09:55 WIB
Bandung - Pada hari Selasa, 23 Agustus 2011, pukul 19.45 seperti biasa saya berolahraga di Fitness First-Mall Taman Anggrek, Jakarta Barat. Setelah selesai berolahraga, saya kembali ke loker ternyata kedua handphone dan uang tunai di dalam dompet hilang.

Tidak terdapat goresan atau tanda kerusakan lain. Saya melapor ke Front Desk tetapi tidak ditanggapi dengan baik, petugas lain menanyakan kronologis kejadian lalu membuatkan berita acara kehilangan barang.

Area Fitness First belum dilengkapi kamera CCTV dan kejadian kehilangan barang didalam loker bukanlah yang pertama kali. Kunci duplikat loker hanya dipegang oleh pihak management, kemungkinan lain adalah bila member Fitness First keluar tanpa mengembalikan kunci loker lalu membuat duplikatnya. Betapa lemahnya sistem keamanan di Fitness First, yang notabene berkelas internasional.


Yusup Sugianto
Gg. Minatu No. 3 Lembang, Bandung
yusup.sugianto@yahoo.com
081-2213-7092



Tidak ada komentar:

Posting Komentar