Minggu, 07 Oktober 2012

tugas 1


Cuci Parigi: Tradisi Magical dari Pulau Banda



Cuci Parigi (pembersihan sumur) adalah upacara penting yang diselenggarakan di Kepulauan Banda , Maluku  atau lebih tepatnya, Parigi adalah nama sebuah sumur tertentu.
upacara ini diadakan hanya sekali dalam lima tahun sekali, dan merupakan serangkaian ritual berpusat di sekitar dua sumur yang berdekatan di Pulau Banda Neira di desa Lonthoir, 

desa tertua di Kepulauan Banda. Sumur tersebut dianggap sakral, dan diyakini bahwa jika sumur harus kering, itu adalah pertanda azab yang akan datang.


Ritual Tujuh Bulanan

Tatacara upacara Mitoni (ritual tujuh bulanan ) yang lengkap yang biasanya masih dilakukan di kraton-kraton dan masyarakat Jawa yang masih kuat memegang tradisi
memiliki rangkaian kegiatan yang terdiri atas:
1. Siraman ( pemandian calon ibu)
2. Pendandanan calon ibu
3. Angreman

Tempat, berbagai barang/ubarampe termasuk sesaji dalam ritual ini terdiri atas:
1. Upacara Siraman
Biasanya pelaksanaan siraman diadakan dikamar mandi atau ditempat khusus yang dibuat untuk siraman, Siraman berasal dari kata siram artinya mandi. memiliki makna  pemandian untuk sesuci lahir batin bagi calon ibu/orang tua beserta bayi dalam kandungan.

2. Pendandanan Calon Ibu
Di sebuah ruangan yang telah disiapkan untuk upacara pendandanan, beberapa ibu dengan disaksikan hadirin, mendandani calon ibu dengan beberapa motif kain batik dan lurik. Ada 6 (enam) motif kain batik, antara lain motif kesatrian, melambangkan sikap satria; wahyu tumurun, yaitu wahyu yang menurunkan kehidupan mulia, sidomukti, maksudnya hidup makmur, sidoluhur-berbudi luhur dsb.
Satu per satu kain batik itu dikenakan, tetapi tidak ada yang sreg atau sesuai. Lalu yang ketujuh dikenakan kain lurik bermotif lasem, dengan semangat para hadirin berseru: Ya, ini cocok! Lurik adalah bahan yang sederhana tetapi kuat, motif lasem mewujudkan perajutan kasih yang bahagia, tahan lama. Ini melambangkan kelahiran yang lancar dan selamat, bagi bayi dan ibu.
Brojolan

3. Angreman
Angreman dari kata angrem artinya mengerami telur. Calon orang tua duduk diatas tumpukan kain yang tadi dipakai, seolah mengerami telur, menunggu waktu sampai bayinya lahir dengan sehat selamat.

Cengbeng (QingMingJie)



Tradisi cengbeng [qing ming jie] adalah tradisi wajib orang tionghoa. Ini adalah tradisi menghormat kepada leluhur. Cengbeng diperingati setiap tanggal 4 - 6 April (kalender masehi), sepuluh hari sebelum dan sesudah peringatan Cengbeng ini mereka pergi ke makam, rumah abu atau pantai untuk berdoa dan pada peringatan Cengbeng inilah, makam – makam dibersihkan dan diperbaiki.
 

Tradisi lompat batu di Nias


Tradisi ini berasal dari tradisi masyatakat Nias yang tujuannya menguji mental anak laki-laki yang umurnya telah menginjak  usia dewasa. Batu yang dilompati merupakan batu yang disusun bertumpuk setinggi kurang lebih 2 meter hampir menyerupai sebuah tembok. Penilaian pun dilihat dari cara mendarat anak lelaki tersebut.
  
Ritual Tiwah


adalah sebuah tradisi dengan melakukan serangkaian prosesi pemindahan sisa jasad dari liang kubur ke sebuah tempat yang diberi nama sandung, ini bertujuan agar roh damai menuju surga.





Daftar Pustaka







1 komentar:

  1. 1xBet Korean Betting Review - KRONGBET
    1XBet is a new betting site from 1XBET. The site is a popular betting site in Korea and is licensed by the Korean Gaming Authority. It was founded 1xbet kz in 2019

    BalasHapus